Haromnya Demokrasi

๐Ÿ’ฅโŽโš ๏ธ HARAMNYA DEMOKRASI DAN PEMILU

๐Ÿ“ Asy-Syaikh Muqbil bin Hรขdรฎ Al-Wรขdiโ€™i rohimahullรดh mengatakan:
ุฏูุนูŽุงุฉู ุงู„ุฏู‘ูู…ูู‚ู’ุฑูŽุงุทููŠู‘ูŽุฉู ูŠูŽุฏู’ุนููˆู†ูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุดู‘ูุฑู’ูƒู.
“Para Du’รขt (penyeru) demokrasi, adalah orang yang menyeru kepada kesyirikan.” [Lihat “Ghรดrotul Asyrithoh” (1/17)].

๐Ÿ“ Beliau rohimahullรดh juga mengatakan:
ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุชูŽุจูŽุงู‡ูŽู‰ ุจูŽุงู„ุฏู‘ูู…ูู‚ู’ุฑูŽุงุทููŠู‘ูŽุฉูุŒ ููŽูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ู„ูŽุฎููŠูŽุงู†ูŽุฉูŒ ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู„ูุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู.
“Barangsiapa berbangga dengan demokrasi maka demi Allรดh, hal tersebut adalah pengkhianatan kepada Allรดh dan RosulNya.” [Lihat “Ghรดrotul Asyrithoh” (1/315)].

๐Ÿ“ Beliau rohimahullรดh juga mengatakan:
ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุฏูŽุนูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุฏู‘ูู…ูู‚ู’ุฑูŽุงุทููŠู‘ูŽุฉู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูŠูŽุนู’ุฑููู ู…ูŽุนู’ู†ูŽุงู‡ูŽุง ููŽู‡ููˆูŽ ูƒูŽุงููุฑูŒุŒ ู„ูุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽุฏู’ุนููˆ ุฅูู„ูŽู‰ ุฃูŽู† ูŠูŽูƒูˆู†ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽุนู’ุจู ุดูŽุฑููŠูƒู‹ุง ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุฒู‘ูŽ ูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽ.
“Barangsiapa menyeru kepada demokrasi dalam keadaan ia mengetahui maknanya, maka dia kafir. Karena ia menyeru untuk menjadikan rakyat sebagai serikat (tandingan) dengan Allรดh azza wa jalla.” [Lihat “Qom’ul Ma’รขnid” (221-222)].

๐Ÿ“ Beliau rohimahullรดh juga mengatakan:
ุงู„ุฏู‘ูู…ูู‚ู’ุฑูŽุงุทููŠู‘ูŽุฉู ุทูŽุงุบููˆุชููŠู‘ูŽุฉูŒ.
“Demokrasi adalah Thoghut!.”
[Lihat “Ghรดrotul Asyrithoh” (1/354)].

๐Ÿ“ Beliau rohimahullรดh juga mengatakan:
ุงู„ุฏู‘ูู…ูู‚ู’ุฑูŽุงุทููŠู‘ูŽุฉู ูููŠู‡ูŽุง ุชูŽุนู’ุทููŠู„ู ูƒูุชูŽุงุจู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุชูŽุนู’ุทููŠู„ู ุณูู†ู‘ูŽุฉู ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ.
“Demokrasi terdapat padanya penelantaran terhadap Kitabullรดh dan Sunnah Rosulillรขh shollallรดhu alaihi wa sallam.” [Lihat “Ghรดrotul Asyrithoh” (1/485)].

๐Ÿ“ Beliau rohimahullรดh juga mengatakan:
ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ุณู‘ูู†ู‘ูŽุฉู ู…ูŽุง ูŠูŽุชูŽู„ูŽูˆู‘ูŽู†ููˆู†ูŽ ู†ูŽุญู’ู†ู ู†ูŽู‚ููˆู„ู ุงู„ูŠูŽูˆู…ูŽ ูˆูŽุบูŽุฏู‹ุง ูˆูŽุจูŽุนู’ุฏูŽ ุบูŽุฏู‘ู: ุงู„ุฅูู†ู’ุชูุฎูŽุงุจูŽุงุชู ุทูŽุงุบููˆุชููŠู‘ูŽุฉูŒ ู…ูุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽุฉูŒ.
“Ahlus Sunnah tidaklah berubah-ubah, kita katakan hari ini, maupun esok dan setelah esok bahwa Pemilu adalah Thoghut lagi Harom.” [Lihat “Tuhfatul Mujรฎb” (401)].

๐Ÿ“š Dicuplik dan diringkas dari kitab: “I’lรขmul Ajyรขl bi Kalรขmil Imรขm Al-Wรขdi’i fiel Firoqi wal Kutubi war Rijรขl”

๐Ÿ“Ž @Ikhwahngawi
~~~~~~~~~~~~~~~~~

โœ… ๐Ÿ„น๐Ÿ„พ๐Ÿ„ธ๐Ÿ„ฝ ๐Ÿ„ฒ๐Ÿ„ท๐Ÿ„ฐ๐Ÿ„ฝ๐Ÿ„ฝ๐Ÿ„ด๐Ÿ„ป ๐Ÿ–Œ
https://t.me/DarsTanjungPinang

๐ŸŒพุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…๐ŸŒพ

<em>๐Ÿ”ถSoal:</em>
<em>Bagaimana memilih pemimpin dlm satu negara jika demokrasi harom???</em>

<em>๐Ÿ”ถJawab:</em>
Memilih pemimpin atau penguasa di dalam agama islam sangat berlawanan dgn demokrasi. <em>Ada 4(cara) yang telah ditempuh para sahabat sebagai teladan bagi kita..</em>

<em>Dan sebelum kita menyebutkan 4 cara diatas maka wajib bagi kita mengetahui sebagai orang muslim bahwa agama islam adalah agama yang sempurna dan merupakan agama untuk pemerintahan dan kedaulatan.</em>

<em>Tidak butuh dengan demokrasi gaya barat selamanya dan menerima sistem demokrasi sama halnya mengalah dan menuduh bahwa agama islam adalah agama yang tidak sempurna dan ini adalah perkara yang tidak mungkin.</em>

Dan sungguh islam datang dengan kesempurnaannya yaitu mengajarkan dari masalah pemerintahan sampai masalah buang hajat.

<em>Sebagaimana datang salman al-farisiy -ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡-:</em>

<em><em>ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽู†ูŽุง ุงู„ู’ู…ูุดู’ุฑููƒููˆู†ูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฃูŽุฑูŽู‰ ุตูŽุงุญูุจูŽูƒูู…ู’ ูŠูุนูŽู„ู‘ูู…ููƒูู…ู’ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุนูŽู„ู‘ูู…ูŽูƒูู…ู’ ุงู„ู’ุฎูุฑูŽุงุกูŽุฉูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽุฌูŽู„ู’ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู†ูŽู‡ูŽุงู†ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽู†ู’ุฌููŠูŽ ุฃูŽุญูŽุฏูู†ูŽุง ุจููŠูŽู…ููŠู†ูู‡ู ุฃูŽูˆู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽู‚ู’ุจูู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุจู’ู„ูŽุฉูŽ ูˆูŽู†ูŽู‡ูŽู‰ ุนูŽู†ู’ ุงู„ุฑู‘ูŽูˆู’ุซู ูˆูŽุงู„ู’ุนูุธูŽุงู…ู ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽุณู’ุชูŽู†ู’ุฌููŠ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุจูุฏููˆู†ู ุซูŽู„ูŽุงุซูŽุฉู ุฃูŽุญู’ุฌูŽุงุฑู</em></em>

<em>"Kaum musyrikin berkata kepada kami, 'Sungguh, aku melihat sahabat kalian (Rasulullah) mengajarkan kepada kalian hingga masalah adab beristinja', maka dia berkata, 'Ya. Beliau melarang kami dari beristinja' dengan tangan kanannya atau menghadap kiblat, dan beliau juga melarang dari beristinja' dengan kotoran hewan dan tulang.' Beliau bersabda: "Janganlah salah seorang dari kalian beristinja' kurang dari tiga batu'."</em>
(Riwayat muslim)

<em>Dan tidaklah mungkin sesuatu yang kecil diajarkan kemudian sesuatu yang besar dan penting tidak diajarkan yaitu masalah pemerintahan.. Maka barangsiapa yang memerintahkan untuk menjauhi atau mengambil hukum dari agama islam sungguh dia telah menuduh agama islam kurang dan tidak sempurna..</em>

<em>๐Ÿ‘‰๐ŸปMaka dengan itu kita katakan jalan-jalan yang ditempuh di dalam sunnah dan sirohnya para sahabat ada 4(empat) perkara yaitu:</em>

<em>๐ŸŽ—pertama:</em>
Yaitu mengumpulkan atau terkumpulnya pandangan kaum muslimin atas satu orang untuk di calonkan yang dia bisa jadi solusi dlm pemecahan masalah dan di setujui sebagai kholifah dan di baiat.

Sebagaimana pemerintahan abu bakar
Dulu atas kaum muslimin

<em>๐ŸŽ—Kedua:</em>
Yaitu penguasa lama Memilih penguasa ketika dia mau wafat dan menyerahkan tampuk kepemerintahanya kepadanya karena melihat dia amanah atas itu.

Sebagaimana yang di lakukan abu bakr ketika memilih umar sebagai gantinya -ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง-sepeninggalnya.

<em>๐ŸŽ—Ketiga:</em>
Seorang penguasa menjadikan atau membentuk suatu kelompok dari orang-orang yang punya ilmu yang diberi petunjuk untuk memilih orang yang cocok bagi kaum muslimin sebagai pemberi pandangan.
Yaitu orang-orang yang punya pendapat cemerlang, ilmu, pengertian yang mendalam dan hikmah.

Sebagaimana yang dilakukan umar ketika membentuk atau menjadikan enam orang yang di jamin masuk syurga yaitu orang-orang yang ditinggal oleh rosululloh dlm keadaan beliau ridho kepada mereka. Yang mana mereka bimbang di dlm pilihannya yaitu antara utsman dan ali bin abi tholib -ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง- yang kemudian terpilih utsman sebagai pengganti. Dan ketika utsman terbunuh maka manusia berbait kepada ali -ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…-

<em>๐ŸŽ—Keempat:</em>
Seorang penguasa mengalah kepada penguasa yang lain karena melihat maslahat bagi kaum muslimin.

Sebagaimana yang dilakukan hasan bin ali -ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡- ketika mengalah kepada mu'awiyah -ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡- karena menjaga pertumpahan darah kaum muslimin.
Dan bersatulah kaum muslimin sehingga pada tahun itu disebut tahun jama'ah.

๐Ÿ‘‰๐ŸปMaka atas syarat-syarat tersebut para sahabat dan yang mengikuti mereka dengan baik sepakat dengan 4 cara tersebut. Maka barangsiapa yang menolak dan enggan atau bahkan menentangnya sungguh dia telah menolak, enggan dan menentang para sahabat rosul -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- maka hati-hatilah dengan lisanmu dari kesalahan ini.

โ›บDan yakinlah bahwa 4 jalan ini pasti tidak akan ridho orang-orang pembela demokrasi.

<em>Kenapa??!</em>

1โƒฃ. karena 4 jalan tersebut menyelisihi sistem demokrasi dari cara-caranya dan thoriqohnya.

2โƒฃ. bahwa islam tidak menerima hukum-hukum kafir, sekuler, sosialis dan ahlul bid'ah selamanya karena tidak terpenuhi di dalamnya syarat-syarat kepemimpinan atau pemerintahan.

<em>Al-imam al-mawariy -ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡- telah menyebutkan sebagaimana di kitab al-ahkam sulthoniyyah</em> (1/6)
<em>Bahwa syarat di dalam pemerintahan muslimin ada 7(tujuh) syarat:</em>

1โƒฃ. adil atas semua syarat.
2โƒฃ. ilmu yang dengannya bisa berijtihad dan mengeluarkan dengannya hukum-hukum.
3โƒฃ. selamat dari pendengaran, penglihatan dan lisannya ketika membuktikan lagsung dari apa-apa yang di fahami.
4โƒฃ. selamat dari anggota tubuhnya yang menghalangi dari gerakan dan bersegera dlm menyelesaikan sesuatu.
5โƒฃ. akal yang cemerlang di dalam menyusun rencana utk kebaikan rakyatnya.
6โƒฃ. berani, menanggung beban serta mempertahankan negara dan berjihad dengan musuhnya.
7โƒฃ. nasab. Yaitu dari kalangan quraisy sebagaimana yg ditunjukkan dlm nash yg telah disepakati.

๐Ÿ‘‰๐ŸปMaka apakah akan ridho pembela demokrasi dengan syarat ini??!

<em>Dan disana juga ada 3(tiga) syarat bagi yang akan jadi seorang penguasa negara:</em>

<em>๐Ÿ”ถsyarat pertama:</em> terpenuhi semua sifat keadilannya dari kejujuran dlm berbicara, bertaqwa,punya rasa takut, waro',mendirikan sholat 5 waktu, menjaga apa-apa yang diharomkan Alloh, menegakkan syi'ar-syi'ar agama, menjauhi dosa-dosa besar dan selainnya.
<em>๐Ÿ”ถSyarat kedua:</em> mempunyai ilmu syar'i, dalam jangka waktu tertentu utk mengetahui siapa yang berhak utk dijadikan pengganti yang memenuhi syarat-syarat yang sudah dianggap.

<em>๐Ÿ”ถSyarat ketiga:</em> diketahui darinya punya akal yang cemerlang, hikmah dan meletakkan sesuatu pada tempatnya yang benar bisa memberikan nasehat, pemecahan(solusi) dan persetujuan.

๐Ÿ‘‰๐ŸปMaka apakah ridho pembela demokrasi dengan itu?
Maka dengan ini semua telah sempurna pemilihan penguasa negara dengan syarat-syarat yang telah disebutkan di dalam pemerintahan atau kedaulatan.

๐Ÿ‘‰๐ŸปDan dari semua syarat yang ada tersebut bertentangan dengan demokrasi yang datang dari negara barat tidaklah kecuali dikarenakan utk menghancurkan syarat. -syarat yang ada dalam islam dan muslimin dan supaya hukum tidak bisa tegak.

Dan telah berkata seseorang:
Dan lihatlah orang-orang kafir telah berhukum dengannya?

Maka kami katakan bahwa orang-orang kafir luas caranya dikarenakan mereka tidak berpegang dengan cara islam dengan syarat-syarat yang telah ada. dan mereka dibawah bendera demokrasi.

Akan tetapi kita muslimin maka kita berhukum dengan hukum islam dengan syarat-syarat yang telah disebutkan di dalam syari'at utk mejaga penguasa dan rakyat dari hak-haknya dengan sakinah, tentram dan damai.

Dan dengan itulah agama muhamad itu datang dengan lurus. Yang berkata Alloh -ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆ ุชุนุงู„ู‰ berkata:

<em><em>"ูˆ ุฑุถูŠุช ู„ูƒู… ุงู„ุฅุณู„ุงู… ุฏูŠู†ุง"</em></em>

<em>"Dan aku ridho bahwa islam menjadi agama bagi kalian".</em>

<em>peringatan:</em>
Bahwa apabila pemimpin itu keluar dari hukum itu(islam) akan tetapi apabila pemerintahan stabil dengannya dan negara aman dari fitnah walaupun yang memerintah seorang abdi dari habasyah. maka kita harus taat dengannya.

Sebagaimana hadits yang datang dari irbad bin syariah -ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡-:

<em><em>ูˆูŽุนูŽุธูŽู†ูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ู‹ุง ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุตูŽู„ูŽุงุฉู ุงู„ู’ุบูŽุฏูŽุงุฉู ู…ูŽูˆู’ุนูุธูŽุฉู‹ ุจูŽู„ููŠุบูŽุฉู‹ ุฐูŽุฑูŽููŽุชู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุงู„ู’ุนููŠููˆู†ู ูˆูŽูˆูŽุฌูู„ูŽุชู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุงู„ู’ู‚ูู„ููˆุจู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุฅูู†ู‘ูŽ ู‡ูŽุฐูู‡ู ู…ูŽูˆู’ุนูุธูŽุฉู ู…ููˆูŽุฏู‘ูุนู ููŽู…ูŽุงุฐูŽุง ุชูŽุนู’ู‡ูŽุฏู ุฅูู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃููˆุตููŠูƒูู…ู’ ุจูุชูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุงู„ุณู‘ูŽู…ู’ุนู ูˆูŽุงู„ุทู‘ูŽุงุนูŽุฉู ูˆูŽุฅูู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏูŒ ุญูŽุจูŽุดููŠู‘ูŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุนูุดู’ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ูŠูŽุฑูŽู‰ ุงุฎู’ุชูู„ูŽุงูู‹ุง ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง ูˆูŽุฅููŠู‘ูŽุงูƒูู…ู’ ูˆูŽู…ูุญู’ุฏูŽุซูŽุงุชู ุงู„ู’ุฃูู…ููˆุฑู ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ุถูŽู„ูŽุงู„ูŽุฉูŒ ููŽู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุฏู’ุฑูŽูƒูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ููŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุจูุณูู†ู‘ูŽุชููŠ ูˆูŽุณูู†ู‘ูŽุฉู ุงู„ู’ุฎูู„ูŽููŽุงุกู ุงู„ุฑู‘ูŽุงุดูุฏููŠู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽู‡ู’ุฏููŠู‘ููŠู†ูŽ ุนูŽุถู‘ููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุจูุงู„ู†ู‘ูŽูˆูŽุงุฌูุฐ</em></em>

_suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi wejangan kepada kami setelah shalat subuh wejangan yang sangat menyentuh sehingga membuat air mata mengalir dan hati menjadi gemetar. Maka seorang sahabat berkata;

'seakan-akan ini merupakan wejangan perpisahan,lalu apa yang engkau wasiatkan kepada kami ya Rasulullah? ' Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku wasiatkan kepada kalian untuk (selalu) bertaqwa kepada Allah, mendengar dan ta'at meskipun terhadap seorang budak habasyi, sesungguhnya siapa saja diantara kalian yang hidup akan melihat perselisihan yang sangat banyak, maka jauhilah oleh kalian perkara-perkara yang dibuat-buat, karena sesungguhnya hal itu merupakan kesesatan. Barangsiapa diantara kalian yang menjumpai hal itu hendaknya dia berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah para Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk, gigitlah sunnah-sunnah itu dengan gigi geraham."_
(Riwayat tirmidzi, abu dawud, ibnu majah)

๐Ÿ“š Sumber:
{Durus ilmiyyah}

๐Ÿ‘ Diterjemahkan:
[Abu ayyub muhammad amin -ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡-]

๐Ÿ“Ž @mp3mtana
~~~~~~~~~~~~~~

โœ… ๐Ÿ„น๐Ÿ„พ๐Ÿ„ธ๐Ÿ„ฝ ๐Ÿ„ฒ๐Ÿ„ท๐Ÿ„ฐ๐Ÿ„ฝ๐Ÿ„ฝ๐Ÿ„ด๐Ÿ„ป ๐Ÿ–Œ
https://t.me/DarsTanjungPinang

Iklan

Penulis: Admin

Ingatlah bahwa tiada yang berhak disembah selain Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s