Tidak Merapatkan Tumit Ketika Sujud

Ustadz bagaimana posisi tumit saat sujud, apakah tegak dengan merapatkan keduanya atau merenggangkannya?

Jawab: Riwayat yang menjadi landasan merapatkan kedua tumit ketika sujud ialah dari jalur Sa’id bin Abi Maryam berkata, telah mengabarkan kepadaku Yahya bin Ayyub, telah menceritakan kepadaku ‘Umarah bin Ghaziyah, aku mendengar Abu Nadhrah berkata, aku mendengar ‘Urwah, ia berkata ‘Aisyah berkata:

 فَقَدْتُ رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَكَانَ مَعِي عَلَى فِرَاشِي. فَوَجَدْتُهُ سَاجِدًا رَاصَّا عَقِبَيْهِ مُسْتَقْبِلاَ بِأَطْرَافِ أَصَابِعِهِ الْقِبْلَةَ

“Aku kehilangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sewaktu beliau tidur bersamaku di atas tempat tidurku. Lalu aku mendapati beliau sedang sujud dengan merapatkan kedua tumitnya, dan ujung jari-jari kaki beliau menghadap ke arah kiblat.” (HR. Ibnu Khuzaimah 654, Ibnu Hibban 1933, Ath-Thahawi dalam “Syarh Ma’anil Atsar” 1/234 dan dalam “Musykilul Atsar” hal. 111, Al-Hakim 1/228, Al-Baihaqi dalam “Al-Kubra” 2/116, Ibnu ‘Abdil Barr dalam “At-Tamhid” 23/248 – “Laa Jadida Fi Ahkamis Shalah” hal. 72)

Syaikh Al-‘Allamah Bakr Abu Zaid berkata, “Al-Hakim berkomentar, “Hadits ini shahih sesuai syarat Al-Bukhari dan Muslim, namun keduanya tidak mengeluarkannya. Aku tidak mengetahui seorangpun yang menyebut merapatkan tumit saat sujud selain dari hadits ini.” -selesai-.

Adz-Dzahabi menyepakati penshahihan Al-Hakim dalam Talkhish-nya. Akan tetapi penilaian Adz-Dzahabi ini ganjil, karena beliau menilai cacat hadits-hadits lainnya disebabkan jalur Yahya bin Ayyub. Hal itu disampaikan oleh beliau dalam Talkhish-nya 2/201, 3/97, 4/44, 4/243.

Syaikh Bakr juga mengatakan, “Yahya bin Ayyub sekalipun haditsnya diriwayatkan oleh “Al-Jama’ah” (yakni kitab hadits yang enam) -Al-Bukhari beliau meriwayatkannya sebagai sanad pendukung-, akan tetapi para Huffadzh berbeda pendapat dengan perbedaan yang banyak, antara yang mentsiqahkan, mencelanya, dan yang bersikap pertengahan. Sebab dalam haditsnya ada ghara’ib dan manakir (hadits-hadits yang gharib dan munkar) sehingga harus berhati-hati.” (Idem, hal. 73)

Maka Syaikh Bakr Abu Zaid menegaskan, “Lafal “merapatkan kedua tumit saat sujud” adalah lafal yang “syadz” (lemah). Asal usul hadits ini ada dalam shahih Muslim dari ‘Aisyah tanpa penyebutan “merapatkan kedua tumit”. Dan komentar Al-Hakim di atas sesungguhnya menunjukkan syadznya lafal tersebut.” (Idem, hal. 74)

Syaikh Al-‘Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i berkata, “Sekalipun Yahya bin Ayyub terbilang rawi Al-Bukhari dan Muslim, akan tetapi pada dirinya ada pembicaraan. Maka yang nampak lafal “merapatkan kedua tumit” adalah syadz (lemah).” (Ta’liq Mustadrak Al-Hakim 1/340 nomor 835)

Jadi pendapat yang kuat adalah merenggangkan kedua tumit ketika sujud. Dalilnya lahiriyah riwayat ‘Aisyah, “Aku merasa kehilangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di suatu malam dari tempat tidurku, lantas aku mencari beliau dan tiba-tiba tanganku menyentuh kedua telapak kaki beliau yang sedang berada di masjid, kedua telapak kaki beliau tegak berdiri.” (HR. Ahmad 6/58, 201, Muslim 1/352, Abu Dawud 1/547, An-Nasa’i 1/102, Ad-Daraquthni 1/143 dan Ibnu Abdil Barr dalam “At-Tamhid” 23/349)

Lahiriyah riwayat ini menunjukkan renggangnya kedua tumit beliau; sama seperti renggangnya paha dan betis beliau ketika sujud. Para Ulama Syafi’iyyah berpendapat sunnahnya merenggangkan kedua kaki ketika sujud. Hal itu disampaikan oleh Al-Imam An-Nawawi dalam “Ar-Raudhah” 1/259. Begitu pula para Ulama Hanabilah seperti yang disampaikan Al-Burhan bin Muflih dalam “Al-Mubdi’” 1/457. Wa billahit tawfiq.

Fikri Abul Hasan http://manhajul-haq.blogspot.co.id/2015/06/tidak-merapatkan-tumit-ketika-sujud.html

Iklan

Penulis: Abu Ibrohim (Admin kebenaranhanya1 (thetruthonly1))

Ingatlah bahwa tiada yang berhak disembah selain Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s