Pemberian Dunia Tidak Menunjukkan Derajat Keimanan

Al-Imam An-Nawawi (631-676 H) rohimahullohu berkata, “Janganlah engkau condong kepada dunia. Jangan engkau jadikan dunia sebagai tanah air (tempat menetap), dan jangan pula pernah terbetik di jiwamu untuk hidup kekal di dalamnya. Jangan engkau terpaut kepada dunia kecuali sekadar terkaitnya seorang asing pada selain tanah airnya, di mana ia ingin segera meninggalkan negeri asing tersebut guna kembali kepada keluarganya.” (Syarhu Al-Arba’in An-Nawawiyyah fil Ahadits Ash-Shahihah An-Nabawiyyah, hal. 105)

Iklan

 بسم الله الرحمن الرحيم

Berkata Alloh ta’ala:

 اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ وَفَرِحُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فِي الآخِرَةِ إِلا مَتَاعٌ (٢٦

“Allah meluaskan rezki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, Padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit).” (Ar-Ro’du: 26)

 حدثنا أبو اليمان قال: أخبرنا شعيب عن الزهري قال: أخبرني عامر بن سعد بن أبي وقاص، عن سعد رضي الله عنه: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم أعطى رهطا وسعد جالس، فترك رسول الله صلى الله عليه وسلم رجلا هو أعجبهم إلي، فقلت: يا رسول الله، ما لك عن فلان؟ فوالله إني لأراه مؤمنا، فقال: (أو مسلما). فسكت قليلا، ثم غلبني ما أعلم منه، فعدت لمقالتي فقلت: مالك عن فلان؟ فوالله إني لأراه مؤمنا، فقال: (أو مسلما)، ثم غلبني ما أعلم منه فعدت لمقالتي، وعاد رسول الله صلى الله عليه وسلم، ثم قال: (يا سعد إني لأعطي الرجل، وغيره أحب إلي منه، خشية أن يكبه الله في النار). ورواه يونس وصالح ومعمر وابن أخي الزهري عن الزهري.

 (Dengan sanadnya) Dari Sa’ad rodhiallohu ‘anhu bahwa Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam memberikan kepada sekelompok orang dan Sa’ad sedang duduk, lalu Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam meninggalkan seorang laki-laki (beliau tidak memberinya) (yang) dia orang yang menakjubkanku maka saya berkata, “wahai Rasulullah, ada apakah engkau terhadap Fulan? demi Allah saya melihat dia seorang mukmin.” beliau (Rosululloh) berkata, “atau seorang muslim.” maka saya diam sebentar, kemudian mengalahkan saya apa yang saya ketahui dari laki-laki itu, lalu saya ulangi perkataan saya, saya katakan, “ada apakah engkau terhadap Fulan? demi Allah saya melihatnya sebagai sebagai seorang mukmin.” Beliau berkata, “atau seorang muslim”. kemudian mengalahkan saya apa yang saya ketahui dari laki-laki itu, dan Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam mengulang kembali perkataannya, kemudian beliau bersabda, “wahai Sa’ad! sesungguhnya saya memberikan kepada seorang laki-laki sedang orang lain lebih saya cintai daripada dia, karena saya takut ia dicampakkan oleh Allah ke dalam neraka.” (Shohih Al-Bukhory no. 27, 1408)

Al-Imam An-Nawawi (631-676 H)  rohimahullohu berkata, “Janganlah engkau condong kepada dunia. Jangan engkau jadikan dunia sebagai tanah air (tempat menetap), dan jangan pula pernah terbetik di jiwamu untuk hidup kekal di dalamnya. Jangan engkau terpaut kepada dunia kecuali sekadar terkaitnya seorang asing pada selain tanah airnya, di mana ia ingin segera meninggalkan negeri asing tersebut guna kembali kepada keluarganya.” (Syarhu Al-Arba’in An-Nawawiyyah fil Ahadits Ash-Shahihah An-Nabawiyyah, hal. 105)

Penulis: Abu Ibrohim (Admin kebenaranhanya1 (thetruthonly1))

Ingatlah bahwa tiada yang berhak disembah selain Allah

1 thought on “Pemberian Dunia Tidak Menunjukkan Derajat Keimanan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s