Baiat Untuk Tidak Berbuat Kesyirikan

Imam Ath-thohawy (239-321 H) رحمه الله berkata: “Kami menyatakan tentang tauhid kepada Allah, berdasarkan keyakinan semata-mata berkat taufiq Allah: Sesungguhnya Allah itu Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Tiada sesuatupun yang menyamai-Nya. Tiada sesuatupun yang dapat melemahkannya. Tiada yang berhak untuk disembah selain diri-Nya.” (Al-Aqidah Ath-Thahawiyah)

Iklan

بسم الله الرحمن الرحيم

Berkata Alloh ta’ala:

 يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِذَا جَاءَكَ الْمُؤْمِنَاتُ يُبَايِعْنَكَ عَلَى أَنْ لا يُشْرِكْنَ بِاللَّهِ شَيْئًا وَلا يَسْرِقْنَ وَلا يَزْنِينَ وَلا يَقْتُلْنَ أَوْلادَهُنَّ وَلا يَأْتِينَ بِبُهْتَانٍ يَفْتَرِينَهُ بَيْنَ أَيْدِيهِنَّ وَأَرْجُلِهِنَّ وَلا يَعْصِينَكَ فِي مَعْرُوفٍ فَبَايِعْهُنَّ وَاسْتَغْفِرْ لَهُنَّ اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ (١٢)

“Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk Mengadakan janji setia, bahwa mereka tiada akan menyekutukan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat Dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, Maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Al-Mumtahanah: 12)

– حدثنا أبو اليمان قال: أخبرنا شعيب، عن الزهري قال: أخبرني أبو إدريس عائذ الله بن عبد الله: أن عبادة بن الصامت رضي الله عنه، وكان شهد بدرا، وهو أحد النقباء ليلة العقبة: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال، وحوله عصابة من أصحابه: (بايعوني على أن لا تشركوا بالله شيئا، ولا تسرقوا، ولا تزنوا، ولا تقتلوا أولادكم، ولا تأتوا ببهتان تفترونه بين أيديكم وأرجلكم، ولا تعصوا في معروف، فمن وفى منكم فأجره على الله، ومن أصاب من ذلك شيئا فعوقب في الدنيا فهو كفارة له، ومن أصاب من ذلك شيئا ثم ستره الله فهو إلى الله، إن شاء عفا عنه وإن شاء عاقبه). فبايعناه على ذلك.

(Dengan sanandnya) dari ‘Ubadah bin Shamit -rodhiallohu ‘anhu – Ia adalah orang yang menyaksikan Perang Badar. Ia adalah salah seorang yang menjadi kepala rombongan pada malam baiat Aqabah , bahwa Rasulullah -shollalohu ‘alaihi wa sallam- bersabda, dan di sekeliling beliau ada beberapa orang sahabatnya, “Berbaiatlah kamu kepadaku untuk tidak menyekutukan Allah dengan sesuatupun, tidak mencuri, tidak berzina, dan tidak membunuh anak-anakmu, dan jangan kamu berbuat dusta yang kamu ada-adakan antara kaki dan tanganmu, dan janganlah kamu mendurhakai(ku) dalam kebaikan, maka barangsiapa di antara kamu yang menepatinya, maka pahalanya atas Allah, dan barang siapa yang melanggar sesuatu dari itu dan dia dihukum di dunia, maka hukuman itu sebagai tebusannya, dan barangsiapa yang melanggar sesuatu dari semua itu kemudian ditutupi oleh Allah (luput dari hukuman), maka itu kembali kepada Allah. Jika Dia menghendaki, maka Dia memaafkannya. Dan, jika Dia menghendaki, maka Dia akan menghukumnya (di akhirat).” (Ubadah berkata ), “Maka kami berbaiat atas hal itu.” (Shohih Al-Bukhory no. 18, 3679، 3680، 3777، 4612، 6402، 6416، 6479، 6787، 7030)

Imam Ath-thohawy (239-321 H) رحمه الله berkata: “Kami menyatakan tentang tauhid kepada Allah, berdasarkan keyakinan semata-mata berkat taufiq Allah: Sesungguhnya Allah itu Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Tiada sesuatupun yang menyamai-Nya. Tiada sesuatupun yang dapat melemahkannya. Tiada yang berhak untuk disembah selain diri-Nya.” (Al-Aqidah Ath-Thahawiyah)

Penulis: Abu Ibrohim (Admin kebenaranhanya1 (thetruthonly1))

Ingatlah bahwa tiada yang berhak disembah selain Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s