Nasihat Syaikh Rabi bin Hadi’ Al Madkhali

4 Sya’ban 1430 H – 25 Juli 2009 M

Beliau menyampaikan nasehat dan wejangan singkat namun sangat besar dan berharga. Setelah hamdalah dan shalawat, beliau menyampaikan nasehat dan wejangannya [1] :

  1. Taqwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla
  2. Ikhlas karena Allah dalam semua ucapan dan amalan
  3. I’thisham (berpegang) kepada Al-Qur`an dan As-Sunnah
  4. Ittiba’ Sunnah Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam dan petunjuk para al-khulafa` ar-rasyidin
  5. berjalan di atas manhaj as-salaf ash-shalih dalam semua urusan agama, baik aqidah, ibadah, akhlak
  6. Menjaga ukhuwwah antar mereka, ta’awun di atas al-birr wa at-taqwa
  7. Menjauhi perpecahan dan segala sebab yang bisa mengantarkan kepada perpecahan. Bersaudara karena Allah
  8. Serius terhadap ilmu yang bersumber dari Kitabullah dan Sunnah Rasulullah di atas manhaj salaf. Kemudian berdakwah kepada umat menuju kepada manhaj tersebut, dengan hikmah dan mau’izhah hasanah berdasarkan metode Al-Qur`an dan As-Sunnah, dan metode pada du’at pembawa kebaikan di segenap tempat.
  9. Saya peringatkan mereka dari perselisihan. Karena perselisihan bahaya yang sangat besar, bisa menghancurkan dakwah salafiyyah. Allah berfirman :

وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِين [الأنفال/46]

dan janganlah kalian berbantah-bantahan, yang menyebabkan kalian menjadi gentar dan hilang kekuatan kalian dan bersabarlah.

Akan menyebabkan dakwah kalian menjadi lemah. Ini merupakan fakta yang nyata, bahwa perselisihan- perselisihan yang terjadi menyebabkan dakwah menjadi lemah, mengacaukannya, dan mengacaukan para da’inya.

Maka hendaknya menjauh dari semua yang bisa mengacaukan dakwah.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :

« إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِى الأَمْرِ كُلِّهِ »

Sesungguhnya Allah mencintai kelembutan dalam semua urusan

Maka wajib atas kalian untuk bersikap lembut.

Barangsiapa yang terjadi darinya kesalahan, maka hendaknya ia dinasehat dengan hikmah dan kelembutan. Bukan dengan cara tasyhir (mengumumkan kesalahannya) , dll

Lakukan tanashuh (saling menasehati) di atas ukhuwwah dan mahabbah karena Allah.

10. Wajib atas kalian untuk bersaudara karena Allah dan saling mencinta karena Allah. Karena sikap tersebut merupakan kedudukan yang sangat tinggi. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :

“Kalian tidak akan masuk jannah sampai kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan pada suatu amalan apabila kalian mau menerapkannya niscaya kalian akan saling mencinta? Tebarkanlah salam antar kalian.”

Maka tebarkanlah salam antar kalian. Tebarkanlah segala yang bisa menumbuhkan ukhuwwah antar kalian.

Kita memohon kepada Allah agar menyatukan hati kita. Menghindarkan kita dari segala kejelekan dan keburukan. Semoga Allah menyatukan kalian di atas al-haq.

Iklan

Penulis: Abu Ibrohim (Admin kebenaranhanya1 (thetruthonly1))

Ingatlah bahwa tiada yang berhak disembah selain Allah

2 thoughts on “Nasihat Syaikh Rabi bin Hadi’ Al Madkhali”

  1. WAlhamdulillah…semoga dengan nasehat para Masyayikh menjadi salah satu wasilah untuk terciptanya ukhuah diantara Salafiyyin dan semoga Allah Azza Wa Jalla senantiasa menjaga dakwah Haq ini dan menjaga hati-hati kita agar tetap kokoh dalam meniti dakwah salafiyyah yang mubarokah dari terpaan goncangan fitnah dan dari musuh2 sunnah yang mencari2 celah diantara perselisiahan antar Ahlus Sunnah.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s